BANYMUDAL, PEMALANG — Persoalan sampah masih menjadi salah satu masalah lingkungan yang ditemui di Desa Banyumudal Kecamatan Pemalang. Salah satu kebiasaan yang masih dilakukan sebagian masyarakat adalah membakar sampah rumah tangga secara terbuka. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian di desa tersebut.

Melihat kondisi tersebut, salah satu mahasiswi KKN UMUS dari Program Studi Teknik Sipil, Nur Wasi’aturrizqiyyah, membuat program kerja individu yang berkaitan dengan pengelolaan sampah. Program tersebut berupa perencanaan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih tertata dan diharapkan dapat membantu mengurangi polusi akibat pembakaran sampah.

Kebiasaan membakar sampah memang masih dianggap sebagai cara yang praktis untuk mengurangi tumpukan sampah di rumah. Namun, asap yang dihasilkan dari pembakaran dapat mengganggu kualitas udara dan mengganggu kenyamanan warga di sekitarnya. Jika dilakukan terus-menerus, pembakaran sampah secara terbuka juga dapat memberikan dampak kurang baik bagi lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Nur Wasi’aturrizqiyyah mencoba menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah ke dalam kegiatan KKN. Ia menyusun dokumen perencanaan teknis untuk fasilitas pengelolaan dan pembakaran sampah yang dibuat agar prosesnya dapat dilakukan dengan lebih terkontrol dan mengurangi asap yang dihasilkan.

“Kami ingin memberikan solusi yang bisa diterapkan oleh masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dengan adanya perencanaan ini, diharapkan pembakaran sampah bisa dilakukan dengan lebih terkontrol sehingga asap dan dampaknya terhadap lingkungan dapat dikurangi,” jelasnya.

Program tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat secara langsung, tetapi juga melibatkan perangkat Desa Banyumudal. Dokumen perencanaan dan konsep fasilitas yang telah dibuat disampaikan kepada perangkat desa agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Dengan adanya perencanaan tersebut, pemerintah desa diharapkan memiliki gambaran mengenai fasilitas pengelolaan sampah yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan desa. Hasil dari program ini juga diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai, tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan bagi desa untuk melakukan pengelolaan sampah yang lebih baik ke depannya.

Melalui program tersebut, KKN UMUS di Desa Banyumudal Kecamatan Pemalang diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain membantu memberikan alternatif dalam pengelolaan sampah, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan mengurangi kebiasaan membakar sampah secara terbuka.

Dengan pengelolaan yang lebih baik dan dukungan dari masyarakat serta pemerintahan desa, Desa Banyumudal diharapkan dapat menjadi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.